Sabtu, 04 April 2015

KONSEP DASAR INFORMASI
 Orang perempuan lagi menggunakan laptop
Di dalam konsep dasar informasi, ada konsep dasar informasi dan ada konsep dasar sistem informasi. Kalau pendapat saya konsep dasar informasi itu bersifat individu dan lebih ke penyampaian langsung pada konsumen, sedangkan kalau konsep dasar sistem informasi bersifat berkelompok (organisasi). Tapi kalau tujuanya menurut saya sih sama, apa pasal??? Kedua-duanya tersebut lebih ke hasil bagaimana para konsumen menerima informasi.
Disini saya hanya akan menjelaskan tentang konsep dasar informasi.
A.    Konsep Dasar Informasi
Berbicara soal informasi, berarti kita harus tahu apa itu data. Karna mengapa? Karna informasi selalu berkaitan dengan data.
Data adalah sebuah pernyataan yang diambil dari suatu kenyataan, dimana kenyataan tersebut diambil dari sebuah observasi. Data dapat berupa angka, huruf-huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan darinya.
Dan definisi informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi yang menerimanya. Menurut Raymond McLeod informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang. Secara umum informasi adalah hasil dari pengelolahan data dalam bentuk yang lebih bermanfaat dan lebih berarti bagi para konsumennya.
Fungsi-fungsi Informasi.
Fungsi informasi adalah sebagai berikut:
·         Untuk meningkatkan pengetahuan bagi si pemakai.
·         Untuk menguarangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan pemakai.
·         Menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari suatu hal.
Informasi yang berkualitas harus akurat, tepat pada waktunya dan relevan (ada kaitanya)
·         Akurat (Accurate) berarti informasi harus bebas dari kesalahan.
·         Tepat waktu (Timeliness) berarti informasi yang datang pada penerima harus up to date, nggak boleh terlambat, informasi yang telah usang tidak akan memiliki nilai lagi dan akan mengurangi kualitas dari informasi.
·         Relevan (relevance) berarti informasi itu harus manfaat bagi penerimanya, dimana setiap individu mempunya relevansi yang berbeda-beda tergantung yang menerima dan membutuhkannya.
Nilai informasi ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Informasi dikatkan mempunyai nilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Kalau pengukuran nilai informasi itu, biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectivitas atau cost benefit. Menurut Sutarman (2012:14), nilai dari informasi ditentukan oleh lima hal yaitu;
1.      Untuk memperoleh pemahaman dan manfaat
2.      Untuk mendapatkan pengalaman
3.      Untuk mengekstrak (menyalin) inplikasi kritis dan merefleksikan atau mencerminkan pengalaman masa lampau yang menyedikan pengetahuan yang terorganisasi dengan nilai yang tinggi.
4.      Pembelajaran yang terakumulasi (terkumpul) sehingga dapat diaplikasikan dalam pemecahan masalah atau proses bisnis tertentu.

5.      Suatu informasi dekatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar